RSS

Makanan khas Surabaya






Surabaya merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia dan juga sudah menjadi kota metropolitan dengan perkembangan yang luar biasa. Tak heran jika penduduk disini padat banget.

Aku bukan terlahir sebagai orang Surabaya asli, tapi aku sudah cukup lama menetap disini. Tiap-tiap kota pasti punya makanan khas tersendiri, begitu juga dengan Surabaya. Jika aku ditanya tentang makanan khas Surabaya, maka terbayang sederet menu makanan khas seperti rujak cingur, lontong balap, tahu tek dan masih banyak lagi. Bisa dibilang ketiga jenis makanan diatas adalah makanan khas Surabaya yang paling dikenal dan juga paling banyak dicari para penggila makan di Surabaya maupun dari luar kota saat mereka berkunjung ke Surabaya. Selain ketiga menu diatas sebenarnya masih banyak lagi beberapa menu khas Surabaya seperti rawon, semanggi, dsb. Tapi disini aku ingin membahas masalah ketiga menu tersebut yang kebetulan sama-sama memiliki kesamaan pada bahan dasarnya yaitu petis. Ya, mungkin bagi sebagian orang, awam dengan kata ini karena ga semua daerah terdapat yang namanya petis. Bahkan mungkin bagi orang yang ga pernah tau dan mencoba pasti jijik ngeliat warnanya saja. Dengan warna hitam pekat, justru petis ini merupakan bahan utama pembuatan ketiga menu tersebut.

1. RUJAK CINGUR
Menurut aku rujak cingur inilah yang menjadi maskot dari makanan khas Surabaya. Mengapa? Karena untuk menghasilkan seporsi rujak cingur yang dahsyat dan nikmat diperlukan berbagai macam aspek seperti bahan yang berkualitas, pengolahan bumbu yang tepat dan cara penyajian. Rujak cingur adalah makanan yang terdiri dari sayuran yang direbus, buah-buahan, tahu maupun tempe goreng lalu disiram dengan saus special campuran dari petis, pisang klutuk, kacang, terasi yang diulek secara bersamaan. Dan tak lupa seperti namanya "rujak cingur" so pasti wajib hukumnya ada cingur sapi yang uenak banget dan empuk. Kalo ga ada cingur sapi, tentu bukan rujak cingur lagi namanya.

Bahan:

50 gr kangkung yang sudah dibersihkan

50 gr taoge

75 gr kecipir (belah dua memanjang)

75 gr ketimun

100 gr bengkuang

50 gr mangga muda

75 gr tempe goreng

100 gr tahu goreng

250 gr cingur (tulang rawan hidung sapi) kulit kikil sapi, rebus.


Bumbu Rujak Petis:

6-9 buah cabai rawit atau sesuai selera

2 sdm kacang tanah goreng

200 gr petis udang

1-3 sdt terasi bakar

1 buah pisang batu parut kasar

1 sdt asam

50 cc air matang


Cara Membuat:

1. Rebus kangkung, taoge dan kecipir hingga matang, angkat.

2. Potong-potong ketimun, bengkuang, mangga muda, tempe goreng, tau goreng dan cingur, sisihkan.

3. Buat bumbu rujak petis: haluskan cabai, terasi, kacang tanah goreng, dan petis sampai tercampur rata. Masukkan parutan pisang batu, asam dan air matang, haluskan lagi.

4. Cara menghidangkan: Campurkan bumbu rujak petis dengan sayuran rebus, buah-buahan, tempe goreng, tahu dan cingur. Aduk sampai rata. Hidangkan bersama nasi lontong ketupat.

2. LONTONG BALAP
Kalo mendengar namanya pasti banyak orang yang tertawa. Apa tuch lontong balap? Kok ada lontong balapan? bahkan orang Surabaya sendiri banyak yang ga tau darimana asal sebutan nama itu. Konon, penjual lontong balap semua dipikul. Karena pikulannya lumayan berat, akhirnya mereka berjalan dengan ritme yang cepat sehingga seperti orang balapan. Lontong balap terdiri dari lontong dan tahu goreng yang dipotong-potong dengan bumbu sambal petis (always si hitam dari Surabaya), kemudian disiram dengan kuah taoge yang sudah dimasak dengan bumbu tersendiri. Diatasnya diberi lento (perkedel dari ubi dan kacang ijo atau kacang tolo). Hhmm...rasanya dijamin bakal menggoyang lidah anda. Meski sama-sama memakai bahan dasar petis alias si hitam manis, tapi sensasi kenikmatannya tetep berbeda dengan rujak cingur. Biasanya lontong balap paling nikmat dimakan bersama sate kerang.

Untuk: 5 porsi1 porsi:

541 kalori

Bahan:500 gr lontong, diiris-iris

500 gr tahu, digoreng, diiris-iris

kerupuk aci secukupnya

150 gr taoge

Bahan kuah:

250 gr daging berlemakair untuk merebus daging

2 sdm minyak untuk menumis

3 sdm irisan bawang

1 ltr air kaldu dari air perebus dagingbumbu penyedap secukupnya

Bumbu kuah yang dihaluskan:

3 siung bawang putih

5 btr bawang merah

1 sdt merica

1/4 sdt palagaram secukupnya

Bahan lento kedelai:

50 gr kedelai2 siung bawang putih

5 bh cabai rawit

1 iris kencur

1 lbr daun jeruk

garam secukupnya

2 sdm putih telur

minyak untuk menggoreng

Bahan sambal bajak

Cara membuat:

1. Kuah:Rebus daging dalam air hingga matang buat kaldu, ambil 1liter untuk kuah, sisihkan, daging yang telah matang dipotong-potong kecil, sisihkan.Panaskan minyak, tumis irisan daun bawang bersama bumbu yang telah dihaluskan. Tuang kaldu dan potongan daging, beri kecap dan bumbu penyedap, aduk rata, masak hingga mendidih. Masukan taoge, masak sebentar, angkat, lalu tiriskan, sisihkan.

2. Lento kedelai:Rebus kedelai sampai lunak sementara itu ulek halus bawang putihm cabai rawit, kencur, daun jeruk dan garam. Tambahkan kedelai rebus, ulek sampai halus, beri putih telur, aduk rata, lalu bentuk bulat-bulat kecil, goreng

3. Sambal bajak:Haluskan semua bahan, tumis dengan minyak hingga matang, angkat4. Sajikan dalam mangkuk saji tahu goreng, taoge, dan lento, tuang kuah, paling atas beri kerupuk goreng.5. Hidangkan dengan sambal bajak



3. TAHU TEK
Makanan yang satu ini jelas tak kalah nikmatnya dengan kedua makanan tadi. Tahu tek terdiri dari lontong, tahu dan kentang yang digoreng. Lalu bahan-bahan ini dipotong kecil-kecil ukuran sekali suap dengan menggunakan gunting dengan ritme yang khas. Kemudian diatasnya disiram dengan saus campuran petis dan kacang tentunya, lalu ditaburi dengan taoge kecil dan kerupuk. Rasanya enak dan mantap dech pokoknya. Rujak cingur dan tahu tek memang memiliki sedikit kesamaan yaitu sama-sama tidak berkuah, tapi masih tetep berbeda. Rujak cingur terdapat buah-buahan dan cingur sapi didalamnya, sedangkan tahu tek tidak. Begitu juga dengan bumbu yang bikin mak nyuss... Umumnya kalo di Surabaya tahu tek banyak kita jumpai di malam hari.

Bahan-bahan:

1/2 kotak Tahu, goreng setengah matang

2 genggam Taoge, rendam air panas dan tiriskan

2 butir Telur kocok

Lontong

Kerupuk

Bahan bumbu:

1 genggam Kacang goreng (kalengan)

4 siung Bawang putih, ditumis utuh sampe kecoklatan

1 sdm Petis udang

2 sdm Cuka

1 sdt Asam jawa

2 sdm Kecap manis

2 sdm Gula jawa, optional

Cabe rawit (menurut selera)

garam

Air panas

Cara membuat:
Pertama buat bumbunya dulu, campur semua bahan dan blender (haluskan) lalu diberi air sehingga kentalnya pas dan cicipi.
Potong-potong tahu, masukkan dalam telur kocok lalu goreng dalam minyak panas sampai kedua sisi kecoklatan.
Tata dalam piring saji, taoge, tahu telur dan lontong yang sudah digunting.
Siram dengan bumbunya, hidangkan bersama kerupuk.

0 komentar:

Poskan Komentar